SuratanBali.Com, GIANYAR - Pameran lukisan Aboedt Art yang dihadiri Ketua Dekranasda Bali, Ny. Putri Koster di Toko Seni Warna, Lodtunduh, Ubud, Gianyar, pada Sabtu (14/2) merupakan kebangkitan pasca dunia lesu dilanda COVID-19.
Seniman Aboedt menyampaikan bahwa gerakan yang mereka bangun mengusung tema Kebangkitan Seni Warna Indonesia. Ia menjelaskan bahwa kebangkitan ini lahir dari kondisi dunia seni yang sempat lesu sejak pandemi COVID-19.
“Kami mencoba bangkit bersama. Hari ini saya berkarya lebih bebas, tidak terikat pasar, dan menggunakan bahan berkualitas tinggi. Saya juga mengajak teman-teman untuk ikut bergerak bersama sebagai bagian dari semangat kebangkitan ini,” ujarnya.
Menurutnya, para seniman harus tetap menjaga kualitas karya dan tidak tergoda untuk mengobral lukisan. “Jangan sampai kita sendiri merusak nilai karya kita. Kualitas harus dijaga. Mungkin sekarang belum banyak terjual, tetapi ke depan pasti ada waktunya,” katanya.
Ia juga berharap ada pengaturan yang lebih baik terkait sistem komisi bagi pemandu atau perantara agar tidak merugikan seniman maupun merusak ekosistem seni.
Sementara Ny. Putri Koster turut menyampaikan terima kasih kepada Aboedt yang telah merangkul para seniman untuk terus berkarya bersama. Ia mengajak masyarakat untuk menghargai setiap karya seni karena pada dasarnya semua kembali pada selera masing-masing.
Ke depan, ia juga mendorong rencana pengumpulan para seniman dalam sebuah pameran virtual sebagai upaya memperluas apresiasi sekaligus memperkenalkan karya lukis Bali kepada publik yang lebih luas.SB/**
Bagikan