SuratanBali.Com, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster mengungkapkan pembangunan infrastruktur yang membutuhkan perhatian adalah kepastian keberlanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,84 km.
"Kami butuh kepastian keberlanjutan pembangunan jalan tol ini karena sangat penting untuk mengurai kemacetan," ujar Koster dihadapan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy di Jayasabha, Rabu (11/2/2026).
Masih terkait infrastruktur, Gubernur kelahiran Desa Sembiran ini mengutarakan upaya pengurangan angkutan logistik yang melewati jalur darat. Untuk itu, menurutnya Bali membutuhkan peningkatan kapasitas tiga pelabuhan yaitu Celukan Bawang, Amed dan Kusamba.
Ia menilai ini sangat penting, agar kendaraan logistik dari Ketapang bisa turun di Pelabuhan Celukan Bawang. "Sementara untuk Bali Timur bisa ditangani di Pelabuhan Amed atau Kusamba," imbuhnya.
Jika keberadaan tiga pelabuhan ini bisa diperkuat, maka akan mengurangi volume kendaraan logistik yang melalui jalur darat dan selama ini sering menimbulkan kemacetan. "Ini akan mengurai kemacetan yang biasanya terjadi akibat tingginya mobilitas angkutan logistik," tambahnya.
Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini juga minta dukungan pusat untuk peningkatan fungsi Pengambangen yang dikenal sebagai pelabuhan ikan.SB/**
Bagikan