SuratanBali.Com, DENPASAR - Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra memimpin Rapat Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali pada Senin (26/1) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali. Rapat tersebut membahas mengenai Program Pengendalian Inflasi Tahun 2026 serta langkah antisipatif menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada awal tahun 2026.
“Semua dinamika di masyarakat yang bisa memicu inflasi harus kita pantau dan jika terjadi trend kenaikan harus cepat dikenali, ditindaklanjuti dan dilakukan upaya mengendalian,” ungkapnya.
Dewa Made Indra menyampaikan bahwa HBKN dapat memicu peningkatan inflasi di Bali karena berkaitan dengan produksi pangan, ketersediaan pasokan, harga serta peningkatan permintaan di masyarakat. Ia meminta agar TPID dapat melakukan upaya-upaya untuk mengendalikan inflasi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Sementara itu, Dewa Made Indra optimis inflasi Bali di Tahun 2026 dapat dijaga diangka 2,5% plus minus 1%.SB/**
Bagikan