SuratanBali.Com, KLUNGKUNG - Upaya Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati, Tjokorda Gde Surya Putra dalam melestarian adat istiadat, tradisi seni budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Klungkung, ia dalam setahun memimpin Pemerintah Kabupaten Klungkung tercatat telah meluncurkan sejumlah program strategis sebagai bentuk keberpihakan terhadap nilai-nilai budaya Bali yang hidup di tengah masyarakat.
Program tersebut antara lain meningkatkan santunan program Pitra Bakti dari Rp 1.000.000 menjadi Rp 2.000.000. Selain itu, diluncurkan pula Program Ngaben Massal dengan bantuan Rp 5.000.000 per sawa, maksimal untuk 30 sawa dalam satu kegiatan. Apabila jumlah peserta melebihi 30 sawa, bantuan tetap dihitung untuk 30 sawa dengan total maksimal Rp150.000.000 per kegiatan.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga meluncurkan program bantuan pembuatan ogoh-ogoh bagi Sekaa Teruna sebesar Rp 5.000.000 per Sekaa Teruna yang berpartisipasi dalam pembuatan ogoh-ogoh pada perayaan Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi.
Program ini diharapkan dapat mendorong kreativitas generasi muda sekaligus menjaga kelestarian tradisi budaya di Kabupaten Klungkung.
“Berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan merupakan wujud nyata komitmen kami, dalam menghadirkan pembangunan yang menyeluruh dan berkeadilan. Melalui sinergi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pelestarian adat dan budaya, kami terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga jati diri budaya Klungkung secara berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.SB/**
Bagikan