By GusAr
31 January 2026
SuratanBali.Com, DENPASAR - Melalui visi besar Satya Bhakti Prabhu, Dewan Pimpinan Provinsi Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Bali (DPP Peradah Indonesia Bali) melakukan gebrakan di awal tahun dengan menggelar "Magibung: Diskusi Budaya" pada Sabtu 31 Januari 2026 bertempat di Bertempat di Ruang Rapat Bung Karno, Kantor Kesbangpol Provinsi Bali. Dengan tema “Nagata Bali: Abipraya Santih Hita”, acara ini menjadi panggung bagi generasi muda Bali untuk memproyeksikan harmoni dan harapan Bali di tahun 2026 dan forum ini menjadi wadah kritis bagi generasi muda untuk membedah arah masa depan Bali di tengah gempuran modernisasi dan dilema pariwisata.
Ketua Panitia, Gede Angga Wahyu Raditya, SH., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan visi berbagai elemen masyarakat dalam menjaga harmoni di tengah dinamika global. "Kita ingin memastikan bahwa kemajuan Bali tahun 2026 tidak hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang ketahanan budaya dan kebahagiaan krama Bali," ujarnya.
Ketua DPP Peradah Indonesia Bali, Ida Bagus Mahendra Sada Prabhawa, S.Ak., MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Magibung ini merupakan pengejawantahan dari visi Peradah Bali 2025-2028, yaitu "Satya Bhakti Prabhu". “Visi ini menekankan kesetiaan dan pengabdian tulus kepada bangsa, negara, dan tanah kelahiran. Diskusi budaya ini adalah bentuk bakti kami untuk memastikan masa depan Bali tetap berpijak pada nilai-nilai luhur di tengah arus modernisasi,” tegasnya.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Gede Suralaga, S.IP., M.Si., dalam keynote speech yang dibacakan oleh Kepala Bidang IV (Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Ormas) Gede Adhi Tiana, ST., MAP., menyampaikan apresiasi mendalam. Pemerintah Provinsi Bali secara resmi mendukung penuh ruang gerak positif yang diinisiasi Peradah Bali.
“Kami menunggu gebrakan selanjutnya dari Peradah Bali dalam merealisasikan visi misi yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Kegiatan ini sangat relevan dalam menambah wawasan generasi muda untuk menjaga ketahanan budaya dan sosial Bali," ungkapnya.
Tiga narasumber ahli memberikan perspektif mendalam terkait masa depan pulau dewata, I Gede Arum Gunawan, S.Ag., M.Ag., menekankan filosofi "Nekang Tuas" sebagai motor penggerak visi pembangunan. Transformasi Bali harus dimulai dari niat kolektif yang bulat sebagai kompas moral agar kemajuan fisik tetap bermakna. Ir. I Gede Anom Prawira Suta, ST., MT., mendorong reinterpretasi kearifan lokal secara logis dan rasional. Menurutnya, tradisi harus menjadi solusi praktis atas tantangan zaman melalui benteng intelektualitas yang kokoh. Komang Ayu Anom Swandewi, S.Ag., menyoroti dilema pariwisata budaya yang terjebak dalam pragmatisme ekonomi (money oriented) dan tekanan digitalisasi yang mengancam jati diri manusia Bali.
Mengawal Isu Strategis Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan masukan kritis dari berbagai elemen, seperti Prajaniti Bali dan KNPI Bali yang menyoroti ancaman alih fungsi lahan subak, masalah sampah, serta pentingnya menjaga ekosistem lingkungan sebagai bentuk ketahanan Bali. Kanwil Kemenag Provinsi Bali, mempertanyakan apakah pariwisata benar-benar hadir untuk menjaga lingkungan atau justru menggerus kearifan lokal di tengah kompleksitas agama dan tradisi. KMHDI (PD dan PC se-Bali), menyampaikan aspirasi spesifik mulai dari isu sampah, pendidikan, lingkungan, sosial, hingga kebudayaan, BEM dan Jegeg Bagus UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, menyoroti tantangan kesehatan produk agraris akibat zat kimia dan keraguan generasi tua terhadap kiprah pemuda saat ini. DPK Peradah Indonesia se-Bali menggarisbawahi krisis regenerasi petani akibat pandangan bahwa turun ke sawah tidak memberikan jaminan ekonomi di era modernisasi.
Menanggapi hal tersebut, para narasumber sepakat bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah, ketegasan sikap intelektual pemuda, dan kembalinya nurani dalam berbudaya adalah kunci utama. Masa depan Bali 2026 bukan hanya tentang bertahan, tapi tentang bagaimana krama Bali mampu memimpin perubahan tanpa kehilangan akar spiritualnya.SB/**