By GusAr
04 June 2022
SuratanBali.Com, SANUR - Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi membuka Pelayanan Kanker Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara pada, Selasa (Anggara Paing, Sungsang) 31 Mei 2022, Sanur, Denpasar dengan memiliki layanan kedokteran nuklir satu-satunya di Bali dan di Indonesia Timur.
Dalam acara peresmian tersebut, turut juga dihadiri oleh Kepala Inspektorat Provinsi Bali, Wayan Sugiada, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. I Nyoman Gede Anom, Plt. Dirut RSBM, dr. Ketut Suarjaya, Kepala RS Mata, Kepala Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali, hingga Kementrian Kesehatan RI.
Gedung Layanan Kanker Terpadu merupakan salah satu program prioritas di bidang kesehatan Gubernur Bali, Wayan Koster sebagai pelaksanaan visi pembangunan Bali yakni, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.
Kata Wayan Koster, Kita harus memiliki layanan kesehatan yang baik untuk masyarakat Bali dan Saya akan terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit mulai dari rumah sakit milik Pemerintah Pusat, milik Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan memiliki target ter-akreditasi minimun B. “Kalau bisa semuanya A,” kata Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini seraya mencatat untuk RSUD Bali Mandara, Rumah Sakit Mata, dan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali sudah ter-akreditasi A.
Lebih lanjut orang nomor satu di Pemprov Bali ini menyatakan Bali harus menjadi daerah yang memiliki standar kesehatan yang bagus dan juga dilengkapi dengan sarana serta prasarana yang berkualitas lengkap berupa tenaga medis dan non medisnya. “Sudah dirancang Sistem Aplikasi Integrasi Seluruh Layanan Fasilitas Kesehatan di Rumah Sakit Pemerintah Daerah, maupun Rumah Sakit Swasta. Jangan sendiri – sendiri, Bali ini wilayahnya kecil cuma 9 Kabupaten/Kota. Jadi harus diintegrasikan seluruhnya dengan sistem aplikasi, sehingga orang akan mudah mengaksesnya dari manapun, kapanpun sehingga dengan adanya aplikasi tersebut Kita mengetahui berapa jumlah Dokter Spesialis, Dokter Umum, kemudian layanannya apa saja yang ada, hingga jam buka praktek di seluruh Rumah Sakit di Pulau Bali juga bisa diketahui oleh masyarakat, sehingga tidak perlu lagi ngantre lama-lama di Rumah Sakit,” jelas mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini sembari menegaskan sistem aplikasi tersebut dikenal dengan sebutan Sistem Informasi Kesehatan Krama Bali Sejahtera (SIK-KBS) yang terintegrasi dengan Sistem Antrean dan Riwayat Kesehatan Individu, untuk itu Saya harapkan betul – betul dipastikan berjalan dengan baik secara integrasi. Selain Krama Bali, Wisatawan Mancanegara (Wisman) dan Wisatawan Domestik (Wisdom) juga bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan ini.
Oleh karena itu, Gubernur Bali meminta standar pelayanan kesehatan di Rumah Sakit harus terus dinaikkan, supaya menjadi Rumah Sakit berkelas. “PR untuk Bapak Kadiskes Bali agar RSUD Bali Mandara dan RS Mata harus menjadi rumah sakit berkelas dunia bersinergi dengan ahli – ahli dari Bali, dan untuk Alat Kesehatannya (Alkes, red) sudah Saya minta Bapak Menteri Kesehatan RI untuk membantunya,” kata Wayan Koster sembari mengatakan Saya sudah telepon Bapak Menkes RI dan beliau OK, cuma sedang dipertimbangkan apakah satu kali langsung atau bertahap diberikan bantuannya.SB/REDAKSI