By GusAr
27 May 2026
SuratanBali.Com, DENPASAR - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan perayaan Bulan Bung Karno di Provinsi Bali sebagai upaya untuk membangun kembali memori kolektif terhadap pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta sekaligus membangun memori kolektif seluruh elemen masyarakat untuk menggelorakan kembali semangat dan pemikiran Bung Karno dalam mengabdikan diri pada kepentingan rakyat, bangsa dan negara, membuat Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate kembali menggelar Karnaval Pancasila.
Karnaval Pancasila Tahun 2026 yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, dan Pemerintah Kota Denpasar ini siap digelar pada tanggal 1 Juni 2026.
Dalam keterangan persnya, Ketua Umum Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Pasraman Satyam Eva Jayate, Ketut Udi Prayudi, SE, SH, MH yang didampingi Sekretaris, Putu Adi Tama menjelaskan Karnaval Pancasila 2026 akan berlangsung pada, Senin 1 Juni 2026.
"Acara yang bernuansa nasionalisme ini rencannya akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster dari depan Jayasabha, Denpasar atau kawasan Catur Muka Kota Denpasar, ya g dihadiri oleh Forkompinda Bali serta Bupati/Walikota se Bali. Peserta karnaval akan berjalan menuju Art Centre, Taman Budaya Provinsi Bali yang bertepatan lokasinya sebagai acara pembukaan Bulan Bung Karno," ujar Ketut Udi Prayudi, Rabu 27 Mei 2026.
Pelepasan Karnaval Pancasila 2026 di Jayasabha siap diiringi oleh parade Marching band, Barongsai, Okokan, Reog Ponorogo dan Beleganjur, Parade Merah Putih serta disambut oleh barisan anak-anak sekolah.
"Setiba di Art Center, peserta karnaval akan disambut penari Sekar Jempiring. Selama karnaval berlangsung, masyarakat diseputaran Kota Denpasar akan melihat langsung simbol keagungan Pancasila yaitu burung Garuda Pancasila yang diarak oleh generasi muda Nusantara dan diiringi dengan parade merah putih, kereta kencana marching band, gong beleganjur, anak-anak dengan pakaian nusantara dan diakhiri dengan konvoi sepeda hias," jelas Udi Prayudi.SB/**