SuratanBali.Com, DENPASAR - Bali sebagai destinasi wisata dunia dengan kontribusi wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali rata-rata mencapai sekitar 45, 8 persen dari total kunjungan nasional, menjadikan Bali sebagai Pulau yang wajib untuk dijaga dan mendapatkan keamanan.
"Keamanan ini harus didapatkan oleh wisatawan sampai warga Bali," demikian pesan Gubernur Bali, Wayan Koster saat menerima kehadiran Detasemen Khusus 88 Anti Teror yang dipimpin oleh PLH Kasatgaswil Bali Densus 88 Anti Teror Polri, Kombespol Sri Astuti Ningsih, S.Sos pada, Jumat (Sukra Paing, Sinta) 10 April 2026 di Jayasabha.
Dalam kesempatannya, PLH. Kasatgaswil Bali Densus 88 Anti Teror Polri menyatakan sepakat, bahwa Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia mesti dijaga keamanannya. Karena itu, mereka mengajak Bapak Gubernur Bali untuk bersama melakukan pencegahan radikalisme di Bali, salah satunya melalui sektor pendidikan.
"Kami juga mengajukan permohonan, agar pada 24 April 2026 Bapak Gubernur berkenan hadir memberikan sambutan pada acara sosialisasi pencegahan Radikalisme dan Intoleransi, dimana pesertanya berasal dari dunia pendidikan," ujarnya seraya mendapatkan jawaban, bahwa Gubernur Bali, Wayan Koster akan hadir pada acara tersebut.SB/**
Bagikan