By GusAr
24 February 2026
SuratanBali.Com, DENPASAR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi (Kesbangpol) Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Silaturahmi bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), ciptakan kolaborasi bersama pemerintah waspada Narkotika. Kegiatan tersebut berlangsung sejak tanggal 23 februari hingga 27 februari mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 192 Ormas yang ada di Bali, silih berganti perharinya, dilanjutkan dengan rangkaian Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta Prekursor Narkotika, pada Selasa, (24/2).
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Lantai II, Kesbangpol Privinsi Bali, dengan menghadirkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), yayasan, komunitas, paguyuban etnis, lembaga swadaya masyarakat, organisasi, serta lembaga keagamaan yang terdaftar pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali, diharapkan memberikan dampak positif pada kerukuna masyarakat yang ada di Bali.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi, sinergi, serta kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung terciptanya stabilitas daerah, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
Kegiatan ini juga dirangkaikan sosialisasi mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap bahaya narkotika yang dapat merusak generasi muda dan mengancam ketahanan sosial.
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Gede Adhi Tiana sampaikan “Melalui rapat koordinasi dan silaturahmi ini, kami ingin memperkuat sinergi dan komunikasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan yang terdaftar. Ormas, yayasan, komunitas, paguyuban etnis, LSM, dan lembaga keagamaan merupakan garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat serta menjaga persatuan dan kesatuan di Provinsi Bali,”
Adhi Tiana juga berharap Organisasi kemasyarakatan yang ada di Provinsi Bali dapat berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi, melakukan edukasi, serta turut serta dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi yang berkelanjutan dengan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Provinsi Bali.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan, sekaligus memperkuat langkah bersama dalam menjaga Bali dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.SB/**