By GusAr
04 March 2026
SuratanBali.Com, BANGLI – Di bulan penuh berkah Ramadan 1447 Hijriah, PLN kembali menghadirkan kebahagiaan melalui program Light Up The Dream (LUTD) dengan menyambungkan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera di Desa Persiapan Lumbuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, pada 4 Maret 2026.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam memastikan akses energi yang aman, legal, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penyalaan listrik bagi keluarga atas nama Ni Nengah Neca tersebut dilaksanakan, sebagai bagian dari program nasional yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN di seluruh Indonesia. Momentum Ramadan dimaknai PLN sebagai kesempatan untuk berbagi terang sekaligus memperkuat pelayanan kelistrikan yang inklusif.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Susut Dewa Putu Apriyanta, S.STP., M.Si., Perbekel Desa Persiapan Lumbuan I Wayan Suka, Pelaksana Harian Manager PLN UP3 Bali Timur yang juga menjabat Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran Putu Surya Atmaja, Asisten Manajer Keuangan dan Umum Dwi Rakhmawati A., serta Manager PLN ULP Bangli Putu Edy Dahliawan.
Secara umum, kondisi kelistrikan di wilayah Bangli dalam keadaan aman dan andal untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan. Melalui program LUTD, PLN memastikan masyarakat prasejahtera dapat menikmati sambungan listrik resmi yang memenuhi standar keselamatan instalasi serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan ibadah dengan lebih nyaman.
Selaku Pelaksana Harian Manager UP3 Bali Timur, Putu Surya Atmaja menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata energi berkeadilan yang terus dihadirkan PLN.
“Light Up The Dream adalah wujud kepedulian insan PLN untuk memastikan masyarakat prasejahtera dapat menikmati listrik secara aman dan legal. Di bulan Ramadan ini, kami ingin menghadirkan terang yang bukan hanya menyala di rumah, tetapi juga membawa harapan dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Susut Dewa Putu Apriyanta, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas langkah PLN yang dinilai mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi inisiatif PLN yang terus menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Akses listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup, terutama bagi keluarga prasejahtera,” ungkapnya.
Rasa haru dan syukur juga disampaikan langsung oleh Ni Nengah Neca selaku penerima manfaat. Selama ini, ia dan keluarganya belum memiliki sambungan listrik sendiri karena keterbatasan ekonomi.
“Terima kasih kepada PLN dan para pegawai yang sudah berdonasi. Sekarang rumah kami sudah memiliki listrik sendiri. Ini sangat membantu keluarga kami, terutama untuk menjalankan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.
Ke depan, PLN berharap sinergi dengan pemerintah kecamatan dan desa dapat terus diperkuat untuk memastikan pelayanan kelistrikan semakin merata dan berdampak luas. Melalui program Light Up The Dream, PLN berkomitmen menghadirkan terang yang tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membuka peluang kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera bagi masyarakat.SB/**