SuratanBali.Com, BULELENG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster mengajak masyarakat Kabupaten Buleleng untuk mulai mengelola sampah dari sumbernya sebagai langkah penting menjaga kebersihan lingkungan dan keberlanjutan Bali.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Bergerak dan Berbagi” yang digelar di tiga desa di Kabupaten Buleleng, yakni Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak; Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu; serta Desa Gunung Sari, Kecamatan Seririt, pada Jumat (6/3).
Menurut Putri Koster, kehadiran TP PKK Provinsi Bali tidak hanya untuk menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga untuk menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam berbagai program pembangunan, termasuk pengelolaan sampah berbasis sumber (PSBS).
“Dalam kegiatan aksi sosial ini saya membawa oleh-oleh untuk masyarakat. Kami datang menjalankan program TP PKK, yaitu Bergerak dan Berbagi,” ujarnya saat berada di Desa Pengulon.
Ia berharap desa-desa yang dikunjungi dapat menjadi percontohan dalam penerapan pengelolaan sampah dari sumbernya.
Menurutnya, sesuai dengan namanya, TP PKK merupakan tim penggerak yang bertugas mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
“Tugas kami adalah menggerakkan partisipasi aktif masyarakat. Kader PKK yang terstruktur hingga dasa wisma harus bergerak di semua bidang, mulai dari pendidikan, sosial, lingkungan, hingga pemberdayaan keluarga. Mari bantu perbekel untuk menyukseskan berbagai program di desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kader PKK yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. “Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengubah pola pikir agar urusan sampah dapat ditangani secara berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak lagi kebingungan mencari tempat pembuangan sampah,” imbuhnya.SB/**