By GusAr
21 January 2026
SuratanBali.Com, BANGLI - Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT PLN (Persero) terus memperkuat edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun budaya keselamatan berkelanjutan sekaligus mencegah risiko kecelakaan listrik sejak dini, pada Rabu (21/1).
Melalui Unit Induk Distribusi (UID) Bali, PLN UP3 Bali Timur bersama ULP Bangli berkolaborasi dengan PLN Icon Plus menyelenggarakan kegiatan PLN Mengajar di SMP Negeri 2 Bangli pada Senin (19/1). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam penggunaan listrik serta literasi digital yang aman dan bertanggung jawab.
Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menegaskan bahwa kolaborasi dengan dunia pendidikan pada momentum Bulan K3 Nasional memiliki makna penting, karena PLN tidak hanya bertanggung jawab menyediakan listrik yang andal, tetapi juga memastikan listrik dimanfaatkan secara aman oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui edukasi sejak dini, kami berinvestasi untuk menciptakan generasi yang sadar keselamatan, yang pada akhirnya akan menjadi agen perubahan di keluarga dan lingkungannya. Edukasi K3 adalah pilar utama untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian tersebut,” ujar Imadya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pengenalan potensi bahaya listrik di lingkungan rumah dan sekolah, langkah pencegahan kecelakaan listrik, serta tindakan awal yang harus dilakukan dalam kondisi darurat kelistrikan. Selain itu, siswa juga dibekali pemahaman tentang pemanfaatan internet secara sehat dan diperkenalkan pada berbagai kanal layanan pelanggan PLN, termasuk aplikasi PLN Mobile.
Pada kesempatan yang sama, PLN turut menyosialisasikan program Gebyar Awal Tahun 2026 yang memberikan kemudahan dan promo penambahan daya listrik guna mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Kepala SMP Negeri 2 Bangli, I Wayan Agus Suardana, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang telah memilih sekolah kami sebagai mitra dalam kegiatan yang sangat bermanfaat ini, terlebih lagi dalam rangka Bulan K3 Nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan bersifat kontekstual dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Edukasi tersebut dinilai tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menjadi bekal keterampilan hidup bagi siswa dalam menggunakan listrik dan teknologi secara aman dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli dan cerdas.
Melalui program PLN Mengajar, PLN UP3 Bali Timur menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun budaya keselamatan dan literasi ketenagalistrikan di masyarakat. Kolaborasi berkelanjutan dengan institusi pendidikan diharapkan mampu memperkuat fondasi masyarakat yang tidak hanya melek energi, tetapi juga mengutamakan keselamatan dalam setiap pemanfaatannya, guna mendukung layanan ketenagalistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan di Kabupaten Bangli.SB/**